Kota Chicago, Amerika Serikat mendapatkan sebuah predikat baru yakni sebagai kota dengan populasi tikus terbanyak di dunia. Predikat yang diberikan ini tidak sembarangan karena telah melalui pengamatan sebelumnya. Hasil pengamatan yang dilakukan oleh Okrin ini menunjukan bahwa populasi tikus di Chicago sangat tinggi. Okrin sendiri merupakan sebuah layanan untuk pengendalian hama berbasis di Atlanta.

Okrin melakukan pengamatan di beberapa kota yang ada di Amerika Serikat untuk mengetahui populasi tikus terbanyak. Okrin selalu memberikan peringkat setiap kota di AS mengenai jumlah hewan perekat. Okrin melakukan pengamatan pada 50 kota dan Chicago menjadi kota peringkat 1. Hasil terbaru yang telah diselesaikan Okrin menunjukan bahwa jumlah tikus terbanyak saat ini dipegang oleh kota Chicago.

Saat mulai memasuki musim dingin segerombolan tikus mulai datang dengan jumlah yang sangat banyak. Tikus tersebut datang untuk mencari perlindungan di beberapa tempat yang aman dari musim dingin. Tikus mengincar tempat yang penuh dengan air dan makanan. Sedangkan kota di Amerika Serikat memilih untuk tetap berada di rumah ketika musim dingin. Penduduk diminta untuk selalu waspada ketika memasuki musim dingin karena kemunculan hama ini mungkin saja mengganggu warga.

Chicago Memiliki Populasi Tikus Paling Banyak di Amerika Serikat

Hewan pengerat ini sangat ahli dalam mengendus makanan dan juga mencari tempat tinggal yang baik. Hewan tikus akan mencari tempat tinggal yang mampu menjaga populasi tikus melalui musim dingin tersebut. Tingginya angka populasi tikus di Chicago tidak didiamkan begitu saja. Berbagai upaya telah dilakukan demi menurunkan angka populasi tikus. Salah satu bentuk upaya untuk mengurangi jumlah tikus di kota tersebut adalah dengan memelihara kucing. Hampir setiap warga di Chicago mulai memelihara kucing untuk memerangi hama tikus.

Angka populasi tikus semakin naik beriringan dengan adanya pandemi virus corona. Jika warga Chicago berdiam diri di rumah selama musim dingin dan mengundang hama tikus untuk datang, sama halnya dengan adanya pandemi. Wabah virus corona yang telah dihadapi dunia ini membuat populasi tikus di Chicago semakin tinggi. Warga Chicago juga menerapkan kegiatan seperti karantina atau berdiam diri di rumah demi menjaga diri dari penularan virus corona.

Hewan pengerat seperti tikus semakin meningkat jumlahnya seiring warga menerapkan karantina. Menurut sebuah laporan dari Situs Pusat Pengendalian Hama dan juga Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menunjukan data baru. Data ini menunjukan bahwa hewan pengerat seperti tikus mulai menjadikan rumah warga menjadi sasaran. Banyaknya tempat yang ditutup di Amerika Serikat membuat tikus mengalami kesulitan untuk mendapatkan makanan. Tikus memilih untuk datang ke rumah warga karena ketersediaan makanan lebih terjamin.

Keberadaan hama tikus ini sangat meresahkan warga. Tikus mampu menimbulkan berbagai kerusakan structural yang cukup parah ketika berhasil menggigit sesuatu. Tikus memiliki gigi yang sangat tajam dan kemampuannya untuk menggali sangat baik. Gigi depannya yang besar mampu menggrogoti berbagai benda dengan sangat mudah. Bahkan beberapa barang seperti kabel listrik, saluran gas, dan pipa air bisa dengan mudah dirusak oleh hewan pengerat satu ini. Tidak hanya sekedar merusak barang saja namun juga mencemari lingkungan dan makanan.

Keberadaan tikus mampu mencemari lingkungan dan makanan. Keberadaan tikus mampu membuat sebuah lingkungan menjadi terkesan kotor. Makanan yang telah dicemari tikus juga tidak layak untuk dimakan. Kenapa tikus mampu mencemari lingkungan dan makanan? Tikus mampu mencemari makanan melalui patogen yang ada di dalam tubuh tikus. Patogen tersebut mampu menjadi racun di dalam makanan. Jika makanan yang terpapar tikus termakan oleh manusia maka bisa menyebabkan penyakit seperti Hantavirus.

Tikus termasuk hama yang mampu menimbulkan beberapa masalah kesehatan. Berbagai penyakit yang timbul dari tikus bahkan bisa berakibat fatal. Jika tubuh manusia sudah terkena salah satu penyakit bersumber dari tikus maka bisa menyebabkan hal sangat fatal. Karena itulah keberadaan dari tikus tidak disenangi. Kasus perikat satunya kota Chicago dengan angka populasi tikus terbanyak menjadi sorotan berbagai pihak. Warga Chicago saat ini diminta untuk bisa menjaga lingkungan dengan baik agar tikus tidak betah berada di rumah.

Memiliki hewan peliharaan seperti kucing menjadi ide yang baik untuk saat ini. Seperti yang diketahui bahwa musuh dari tikus adalah kucing. Kucing mampu mengurangi jumlah hama tikus yang ada di rumah. Selain memelihara kucing, warga Chicago bisa menerapkan beberapa cara lain untuk bisa mengatasi masalah hama tikus. Menjadi kota dengan predikat populasi tikus terbanyak di Amerika Serikat tentu bukan hal yang menyenangkan untuk kota Chicago. Selain kota Chicago yang berusaha menurunkan angka populasi tikus, beberapa kota yang ada di Amerika Serikat juga mulai berusaha mengendalikan hama tikus di sekitar wilayah mereka dengan berbagai cara.